Wisata Rawa Pening, Misteri dan Cerita Legenda Danau di Ambarawa

Wisata Rawa Pening, Misteri dan Cerita Legenda Danau di Ambarawa – Smangat Beraktivitas buat semua pembaca setia matajatim, semoga hari ini lebih baik dari sebelumnya,  dikesempatan kali ini matajatim  akan mengulas tentang wisata rawa pening yaitu suatu obyek wisata danau di Semarang yang cukup populer akan keindahan dan sejarah bahkan juga dikenal dengan cerita misterinya yang cukup mengerikan, ok langsung saja simak ulasan berikut.

Wisata Rawa Pening

Wisata Rawa Pening (sumber gambar)

Menurut Wikipedia Rawa Pening : merupakan satu varian yang berasal dari bahasa jawa yaitu “bening”. Rawa pening sendiri dikenal sebagai taman wisata danau yang memiliki luas hamper 2.670 hektar yang terletak di cekungan terendah lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran, Danau yang cukup dangkal dan sekaligus menjadi hulu sungai Tuntang.

Keindahan dan Aktivitas Menarik pada Rawa Pening

Foto Keindahan Rawa Bening

Foto Keindahan Rawa Bening (via tekooo.Com)

Menyusuri keindahan rawa pening

Menyusuri estetika rawa pening (via laronlaron.Com)

Berlibur ke rawa pening ini anda akan disambut dengan hamparan taman hijau yang dilengkapi dengan sebuah danau yang bening dan sangat memanjakan mata siapa saja yang memandang, view gunung yang terlihat eksotis mampu memberikan sensasi tersendiri saat berada di wisata tersebut, di danau rawa pening ini anda bisa menyewa perahu yang telah banyak disediakan di dermaga tersebut untuk menyusuri seluruh keindahan danau, keindahan alam yang masih alami ini juga menjadi buronan para fotografer professional, so bagi anda yang berencana berlibur ke danau rawa pening maka siapkanlah camera anda untuk meng-explore dan mengabadikan momen-momen indah tersebut.

Menyusuri danau rawa pening merupakan hal yang sangat menyenangkan apalagi datang bersama seseorang yang special pastinya sangatlah romantis, suasana sejuk dengan pemandangan tumbuhan enceng gondok, persawahan dan pegunungan akan membuat berlibur anda berkesan dan betah berlama-lama di rawa bening tersebut, tidak hanya keindahannya yang tersohor namun wisata rawa pening ini juga menyimpan sebuah misteri yang melegenda di masyarakat.

Wisata Menarik Lainnya: Pantai Jonggring Saloko Malang, Pantai Unik yang Tersembunyi

Misteri , Asal Usul dan Legenda Rawa Bening

Sebuah Cerita  yang Melegenda di masyarakat menyebutkan konon danau rawa pening dulunya merupakan sebuah Desa yang bernama Malwapati dan desa tersebut hiduplah seorang gadis yang bernama Endang sawitri, dan semua penduduk desa tidak mengetahui bahwa gadis tersebut memiliki suami, namun ia hamil dan melahirkan seekor Naga yang bisa bicara layaknya manusia dan Naga tersebut di beri nbama Baru Klinting, saat anak naga tersebut menginjak ABG dia bertanya pada ibunya “ apa saya mempunyai ayah?” ibunya menjawab “ ayahmu berada di Lereng Gunung Tolomoyo ayahmu adalah seorang raja dan kini waktunya kamu mencari ayahmu bawalah klintingan ini sebagai bukti peninggalan ayahmu dulu” dan pergilah baru klinting untuk mencari bapaknya, Sampai di pertapaan Baru Klinting masuk ke gua dengan hormat, di depan Ki Hajar dan bertanya, “Apakah benar ini tempat pertapaan Ki Hajar Salokantara?” Kemudian Ki Hajar menjawab, “Ya, benar”, saya Ki Hajar Salokantara. Dengan sembah sujud di hadapan Ki Hajar, Baru Klinting mengatakan berarti Ki Hajar adalah orang tuaku yang sudah lama aku cari-cari, aku anak dari Endang Sawitri dari desa Ngasem dan ini Klintingan yang konon kata ibu peninggalan Ki Hajar. Ya benar, dengan bukti Klintingan itu kata Ki Hajar. Namun aku perlu bukti satu lagi kalau memang kamu anakku coba kamu melingkari gunung Telomoyo ini, kalau bisa, kamu benar-benar anakku. Ternyata Baru Klinting bisa melingkarinya dan Ki Hajar mengakui kalau ia benar anaknya. Ki Hajar kemudian memerintahkan Baru Klinting untuk bertapa di dalam hutan lereng gunung.

Baca Juga 7 Lagu Misterius Indonesia Yang Bikin Merinding

Suatu hari penduduk desa Malwopati mau mengadakan pesta sedekah bumi sesudah panen usai. Mereka akan mengadakan pertunjukkan aneka macam macam tarian. Untuk memeriahkan pesta itu rakyat beramai-ramai mencari fauna, namun nir mendapatkan seekor hewan pun. Akhirnya mereka menemukan seekor Naga besar yg bertapa langsung dipotong-potong, dagingnya dibawa pergi buat pesta. Dalam acara pesta itu datanglah seorang anak jelmaan Baru Klinting ikut pada keramaian itu & ingin menikmati hidangan. Dengan perilaku acuh dan sinis mereka mengusir anak itu menurut pesta dengan paksa lantaran dipercaya pengemis yang menjijikkan dan malu. Dengan sakit hati anak itu pulang meninggalkan pesta. Ia bertemu menggunakan seseorang nenek janda tua yang baik hati. Diajaknya mampir ke rumahnya. Janda tua itu memperlakukan anak misalnya tamu dihormati dan disiapkan sajian. Di rumah janda tua, anak berpesan, Nek, ?Kalau terdengar bunyi gemuruh nenek harus siapkan lesung, supaya selamat!?. Nenek menuruti saran anak itu.

Sesaat lalu anak itu balik ke pesta mencoba ikut dan meminta hidangan pada pesta yg diadakan sang penduduk desa. Namun warga tetap tidak menerima anak itu, bahkan ditendang supaya pulang berdasarkan tempat pesta itu. Dengan kemarahan hati anak itu mengadakan sayembara. Ia menancapkan lidi ke tanah, siapa penduduk desa ini yang sanggup mencabutnya. Tak satu pun masyarakat desa yg bisa mencabut lidi itu. Akhirnya anak itu sendiri yang mencabutnya, ternyata lubang tancapan tersebut ada mata air yang deras makin mengembang & menggenangi desa itu, penduduk semua tenggelam, kecuali Janda Tua yang masuk lesung & dapat selamat, seluruh desa sebagai rawa-rawa. (Sumber Cerita http://wisatarawapeningbejalen.Blogspot.Co.Id/2012/04/asal-usul-rawa-pening.Html)

Terlepas dari Cerita Legenda tersebut kini Rawa Pening  menjadi spot paling menarik untuk dapat melepas lelah dan meninggalkan hingar-bingar kota dengan cara menikmati keindahan genangan air danau yang tenang yang diwarnai dengan lansekap gunung-gunung yang mengelilinginya.

Demikianlah Informasi Wisata Rawa Pening, Misteri dan Cerita Legenda Danau di Ambarawa, semoga bermanfaat sebagai referensi berlibur anda.

Sangat berterimakasih sekali jika sobat berkenan membagikan artikel ini menggunakan cara klik share dibawah ini..

Loading…

Berlangganan Gratis via E-mail

Leave a Comment